Menembus Keterbatasan, Memperkuat Layanan Pendidikan: Pendampingan BOSP Afirmasi di Kecamatan Batulanteh

Sumbawa, 1 September 2026. Upaya memperkuat pemerataan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa. Salah satunya melalui pelaksanaan pendampingan dan pembinaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Afirmasi pada satuan pendidikan yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses dan kondisi geografis yang menantang.

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan tersebut, Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik PAUD dan PNF bersama staf melaksanakan pendampingan dan pembinaan pada 12 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan 1 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa, pada 24 hingga 30 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan program BOSP Afirmasi dapat dilaksanakan secara efektif, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi satuan pendidikan penerima bantuan, khususnya yang menghadapi keterbatasan sarana, prasarana, dan akses geografis.

Untuk menjangkau sejumlah satuan pendidikan tersebut, tim pendamping harus melalui kondisi jalan yang cukup berat, mulai dari medan berbatu, tanjakan dan turunan curam hingga akses jalan yang berada di kawasan dengan kondisi geografis yang menantang. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak menjadi hambatan bagi tim untuk melaksanakan tugas pendampingan secara langsung di lapangan.

Pendampingan difokuskan pada penguatan tata kelola administrasi dan pengelolaan BOSP Afirmasi, termasuk memberikan pembinaan terkait pemanfaatan dana sesuai ketentuan serta mendorong satuan pendidikan untuk mengoptimalkan bantuan dalam mendukung proses pembelajaran dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Selain aspek tata kelola dan administrasi, tim juga memberikan penguatan dan motivasi kepada tenaga pendidik agar terus meningkatkan kualitas layanan pembelajaran, khususnya bagi anak-anak yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan.

Kondisi sejumlah satuan pendidikan yang masih memiliki keterbatasan sarana dan prasarana menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan pendampingan. Namun demikian, keterbatasan tersebut tidak mengurangi antusiasme para pendidik maupun peserta didik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.

Kehadiran tim secara langsung di satuan pendidikan juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi oleh satuan pendidikan. Dengan demikian, pendampingan tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan satuan pendidikan.

Melalui pelaksanaan BOSP Afirmasi yang dikelola secara efektif, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, diharapkan dukungan pemerintah dapat memberikan dampak terhadap pemenuhan kebutuhan satuan pendidikan serta peningkatan kualitas layanan pendidikan di wilayah Kecamatan Batulanteh.

Pendampingan ini sekaligus menegaskan komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa untuk terus memperluas jangkauan layanan pendidikan dan memastikan satuan pendidikan, termasuk yang berada di wilayah dengan akses geografis yang sulit, memperoleh perhatian dan dukungan secara berkelanjutan.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat, program BOSP Afirmasi diharapkan dapat menjadi instrumen strategis dalam memperkuat layanan pendidikan serta mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan di Kabupaten Sumbawa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *