Sumbawa, 15 Agustus 2026. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan Pawai Alegoris dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi momentum bagi jajaran Dinas Dikbud untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya pendidikan bermutu sekaligus menjaga dan melestarikan kebudayaan daerah.
Mengusung tema “Pendidikan Bermutu untuk Semua”, rombongan Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa tampil dengan penuh semangat dan kreativitas. Tema tersebut sejalan dengan pesan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas tanpa diskriminasi.
Dalam pawai tahun ini, penampilan Dinas Dikbud dikemas berbeda dan lebih atraktif. Setiap bidang di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa tampil dengan kostum dan karakter sesuai bidang masing-masing, sehingga seluruh rombongan menjadi sebuah pertunjukan yang menggambarkan beragam layanan dan peran Dinas Dikbud dalam membangun pendidikan dan kebudayaan.
Rombongan didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Bapak Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., bersama Sekretaris Dinas, Bapak Ridwan, S.Pd. Kehadiran pimpinan bersama seluruh jajaran pegawai menjadi wujud kebersamaan sekaligus dukungan terhadap semangat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berbagai atraksi ditampilkan oleh masing-masing bidang dengan penuh energi dan antusiasme. Penampilan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa pesan edukatif tentang pentingnya memastikan setiap anak memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pendidikan.
Salah satu pesan utama yang diangkat adalah ajakan “Ayo ke PAUD!”. Melalui atraksi yang menggambarkan keceriaan dunia anak, rombongan mengajak para orang tua dan masyarakat untuk memberikan perhatian terhadap pendidikan anak sejak usia dini. Dalam konsep atraksi yang disiapkan, dunia PAUD digambarkan sebagai ruang bermain, belajar, dan tumbuh dengan penuh keceriaan.
Pesan tersebut kemudian diperluas melalui gambaran perjalanan pendidikan anak pada jenjang PAUD, SD, dan SMP, serta layanan Pendidikan Nonformal (PNF). Kehadiran berbagai jenjang tersebut menunjukkan komitmen Dinas Dikbud untuk terus mendorong akses pendidikan yang luas bagi masyarakat, sehingga tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan.
Selain menampilkan pesan pendidikan, rombongan Dinas Dikbud juga membawa misi penting untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan Sumbawa. Budaya ditempatkan sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Melalui pengenalan budaya di lingkungan pendidikan, generasi penerus diharapkan mampu mengenal identitas daerah, mencintai warisan budaya, serta ikut menjaga keberlangsungannya di tengah perkembangan zaman.
Penampilan setiap bidang dengan kostum dan atraksi masing-masing juga menggambarkan bahwa pendidikan dan kebudayaan memiliki ruang yang luas untuk disampaikan secara kreatif kepada masyarakat. Pawai menjadi sarana untuk mendekatkan pesan pendidikan dengan masyarakat melalui pendekatan yang meriah, komunikatif, dan penuh semangat.
Keikutsertaan Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa dalam Pawai Alegoris HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi wujud kebersamaan seluruh jajaran dalam memeriahkan hari bersejarah bangsa Indonesia. Para pegawai tampil bersama dengan semangat dan kekompakan, membawa pesan bahwa pembangunan pendidikan dan pelestarian kebudayaan merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui momentum peringatan kemerdekaan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pendidikan anak sejak usia dini, memastikan keberlanjutan pendidikan pada setiap jenjang, memperluas akses pendidikan nonformal, serta menjaga kebudayaan daerah sebagai identitas dan warisan bagi generasi mendatang.
Dengan semangat kemerdekaan, kreativitas, dan kebersamaan, rombongan Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa menyampaikan pesan kuat kepada masyarakat: pendidikan adalah jalan untuk membangun masa depan, sementara kebudayaan adalah jati diri yang harus terus dijaga.
“Ayo ke PAUD! Ayo Sekolah! Mari Jaga dan Lestarikan Budaya Sumbawa!”
SUMBAWA UNGGUL, MAJU, SEJAHTERA.














