Sumbawa, 08 Juni 2026. Dalam upaya meningkatkan akses dan kualitas layanan pendidikan anak usia dini serta mendukung implementasi kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Program Kerja Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa menggelar kegiatan Sosialisasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah dan Penguatan Transisi PAUD ke SD pada 3–5 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga lokasi, yakni TK Negeri 1 Kecamatan Sumbawa, TK/PAUD Hasanah Kecamatan Unter Iwes, dan TK Barunawati Kecamatan Labuhan Badas. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan mengenai pentingnya layanan PAUD yang berkualitas sebagai fondasi keberhasilan pendidikan anak pada jenjang berikutnya.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., didampingi Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Koordinator Wilayah Pendidikan, Pengawas TK dan Penilik PAUD dan PNF, para kepala sekolah, pengelola PAUD, serta organisasi mitra pendidikan seperti HIMPAUDI dan IGTKI.
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh anak memperoleh layanan pendidikan sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar.
“Melalui program ini, kita ingin memastikan bahwa setiap anak di Kabupaten Sumbawa memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan prasekolah yang berkualitas. Selain itu, transisi dari PAUD ke SD harus dilakukan secara menyenangkan dan berorientasi pada kebutuhan serta perkembangan anak,” ujar beliau.
Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi program tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, organisasi profesi, hingga orang tua dan masyarakat.
Pada kegiatan sosialisasi ini, peserta mendapatkan berbagai materi terkait kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, implementasi Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, strategi pembelajaran yang berpusat pada anak, serta penguatan sinergi antara satuan PAUD dan SD dalam mendukung kesiapan bersekolah tanpa menjadikan tes calistung sebagai syarat masuk sekolah.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa melalui Kepala Seksi Kurikulum PAUD dan PNF., Iman Wahyuddin, S.H menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas nasional sekaligus meningkatkan angka partisipasi PAUD di Kabupaten Sumbawa.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini serta mampu mengimplementasikan praktik pembelajaran yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Selain itu, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk menyukseskan program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah dan mewujudkan transisi PAUD ke SD yang lebih ramah, menyenangkan, dan berpihak pada anak.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari orang tua/wali murid serta tokoh masyarakat. Melalui sinergi antara Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, organisasi mitra, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, kualitas layanan PAUD di Kabupaten Sumbawa diharapkan terus meningkat guna mendukung terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.














