Sumbawa, 23 April 2026. Kabupaten Sumbawa menggelar kegiatan advokasi implementasi wajib belajar 13 tahun dan penuntasan ATS (Anak Tidak Sekolah) melalui FGD (Focus Group Discussion) di TK Negeri 1 Sumbawa Besar. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya pengawas sekolah Dinas Dikbud, unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Pokja Bunda PAUD, Kementerian Agama, Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), operator ATS, serta perwakilan KCD Dikpora Kabupaten Sumbawa.
Forum membahas kondisi terkini pendidikan daerah sekaligus merumuskan strategi percepatan penanganan ATS berbasis data. Dalam kesempatan tersebut, Dikbud Sumbawa juga menegaskan arah perencanaan program, meliputi penguatan pendataan ATS berbasis desa, optimalisasi pendidikan nonformal, kolaborasi lintas OPD, serta monitoring.
Melalui FGD ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan guna mendorong pemerataan akses pendidikan dan memastikan seluruh anak di Kabupaten Sumbawa dapat menuntaskan pendidikan hingga jenjang menengah.


