Sumbawa, 14 April 2026. Dalam rangka memastikan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa melalui Kasubag Program, Bapak Iwan Satriawan, SE., M.Ak, bersama tim melaksanakan kegiatan Monitoring Sekolah Penyelenggara Pendidikan bagi Penyandang Disabilitas se-Kabupaten Sumbawa Tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya evaluasi dan pembinaan terhadap satuan pendidikan yang menyelenggarakan layanan bagi peserta didik penyandang disabilitas pada jenjang pendidikan dasar hingga sekolah menengah pertama.
Dalam pelaksanaannya, Bapak Iwan Satriawan bersama tim melakukan kunjungan langsung ke sejumlah sekolah untuk meninjau pelaksanaan pendidikan inklusif, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, metode pembelajaran, hingga dukungan tenaga pendidik dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus.
Selain itu, monitoring juga difokuskan pada identifikasi berbagai kendala yang dihadapi sekolah, baik dari aspek fasilitas, ketersediaan sumber daya manusia, maupun dukungan program yang ada. Hasil monitoring ini diharapkan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan dan langkah tindak lanjut yang lebih tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Iwan Satriawan menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam memberikan layanan pendidikan yang setara bagi seluruh peserta didik.
“Pendidikan inklusif adalah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin hak pendidikan bagi semua anak, tanpa terkecuali. Oleh karena itu, kualitas layanan harus terus kita tingkatkan,” ujar beliau.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan penyelenggara pendidikan inklusif di Kabupaten Sumbawa dapat terus meningkatkan kualitas layanan, sehingga tercipta lingkungan belajar yang ramah, adaptif, dan berkeadilan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya pendidikan inklusif sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

