Sumbawa, 18 Januari 2026. Dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-67 Kabupaten Sumbawa Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan Karnaval Budaya Samawa Tahun 2026 yang berlangsung pada 17 dan 18 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan HUT Kabupaten Sumbawa.
Pada hari pertama, 17 Januari 2026, karnaval diikuti oleh perwakilan kecamatan se-Kabupaten Sumbawa yang melibatkan unsur kecamatan dan guru-guru sekolah. Setiap kecamatan menampilkan kekhasan daerah masing-masing melalui busana adat, tarian tradisional, serta atribut budaya yang mencerminkan karakteristik dan topografi wilayahnya.
Sementara itu, pada hari kedua, 18 Januari 2026, karnaval diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan, serta komunitas etnis. Peserta OPD dan organisasi kemasyarakatan mengenakan busana dengan tema “Batedung Tuntang”, di mana wanita menggunakan Tedung Tuntang, sedangkan pria mengenakan celana panjang yang dibalut kain selutut dan peci. Adapun komunitas etnis menyesuaikan penampilan dengan pakaian adat masing-masing. Materi utama karnaval menampilkan kekayaan budaya lokal berupa busana adat, tarian daerah, serta replika ikon budaya Samawa.
Kegiatan karnaval mengambil titik kumpul di Lapangan Kodim 1607 Sumbawa dengan rute Lapangan Kodim – Jalan Yos Sudarso – Jalan Urip Sumoharjo – Lapangan Pahlawan Sumbawa Besar sebagai lokasi finish. Setiap kelompok peserta diberikan waktu maksimal satu menit untuk menampilkan atraksi budaya di depan panggung kehormatan.
Dalam kegiatan tersebut, keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa turut ambil bagian dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Bapak Budi Sastrawan, S.IP., M.Si. Beliau juga memimpin persembahan pantun di panggung atraksi yang disaksikan oleh Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah, serta jajaran pejabat daerah yang hadir di podium kehormatan.
Kadis Dikbud Sumbawa menyampaikan bahwa Karnaval Budaya Samawa merupakan sarana strategis untuk memperkuat pelestarian budaya daerah.
“Karnaval Budaya Samawa ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga media edukasi dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Samawa serta memperkuat identitas daerah Kabupaten Sumbawa,” ujar beliau
Beliau juga berharap partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dapat terus terjaga dalam upaya melestarikan budaya daerah.
“Keterlibatan kecamatan, OPD, guru, serta komunitas masyarakat menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun daerah melalui pendekatan budaya,” tambah beliau.
Melalui pelaksanaan Karnaval Budaya Samawa ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap nilai-nilai budaya lokal tetap lestari, sekaligus menjadi daya tarik budaya yang mampu memperkuat citra daerah dalam momentum peringatan HUT Ke-67 Kabupaten Sumbawa Tahun 2026.





















