Sumbawa (Kabar Sekolah). Dalam upaya mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045, SD Negeri Batu Nisung Kecamatan Labuhan Badas melaksanakan program inovatif “Geras Manis” (GERAkan Sholat Subuh bersaMA di baNIS) sebagai tindak lanjut implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH).
Gerakan 7 KAIH merupakan kebijakan nasional yang tertuang dalam Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan di Satuan Pendidikan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa turut memperkuat kebijakan tersebut melalui Surat Edaran Dikbud Sumbawa Nomor 400.3.5/176/Dikbud/2025 serta Surat Edaran Bupati Sumbawa Nomor 00-34/113/III/2025 tentang Gerakan Sholat Subuh Berjamaah.
Kepala SDN Batu Nisung, Wiwin Andriani Ningsih, S.Pd, menjelaskan bahwa program Geras Manis lahir dari hasil evaluasi Rapot Karakter siswa yang menunjukkan perlunya peningkatan pembiasaan ibadah, khususnya sholat Subuh. Dari 75 murid, tercatat 57% belum melaksanakan sholat Subuh, 38% belum konsisten, dan hanya 4% yang melaksanakannya secara rutin.
“Berdasarkan hasil tersebut kami menyusun langkah tindak lanjut bersama guru, komite, pengawas pembina, serta tokoh masyarakat. Program Geras Manis menjadi upaya bersama untuk membangun karakter religius sekaligus menguatkan budaya bangun pagi, tidur cepat, dan kebiasaan bermasyarakat,” jelasnya.
Program yang mulai berjalan pada awal September 2025 ini dilaksanakan melalui kegiatan sholat Subuh berjamaah antara siswa, orang tua, dan guru di masjid sekitar. Guru melaksanakan piket subuh secara bergiliran untuk memastikan keterlaksanaan kegiatan sekaligus memberikan pendampingan langsung kepada siswa.
Dampak Pelaksanaan Program
Setelah satu bulan pelaksanaan, Geras Manis menunjukkan hasil yang sangat signifikan, di antaranya:
- Murid yang tidak melaksanakan sholat Subuh: 57% → 0%
- Murid yang sholat Subuh namun belum konsisten: 38% → 52%
- Murid yang sholat Subuh secara konsisten: 4% → 48%
Selain peningkatan pada aspek ibadah, program ini juga berdampak pada aspek sosial dan karakter siswa, seperti meningkatnya interaksi positif antarwarga sekolah, terjalinnya silaturahmi dengan masyarakat, serta meningkatnya partisipasi jamaah Subuh di Dusun Batu Nisung.



