“MPLS Ramah bertujuan menjadikan sekolah sebagai ruang yang nyaman dan inklusif, tanpa diskriminasi,” ujar Beliau saat memimpin upacara.
Beliau menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang sehat, percaya diri, dan cinta tanah air. “Anak-anak adalah titipan Tuhan yang harus kita bimbing menjadi generasi Indonesia yang kuat dan hebat,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Kepala Dinas Dikbud Provinsi NTB, H. Abdul Azis, S.H., M.H., dan Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, Drs. Irawan Subekti.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa, sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam mendukung implementasi pendidikan yang ramah, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
















