BEM UNSA Gelar Talk Show Pendidikan, Kabid SD Dikbud Sumbawa Tekankan Sinergi Sekolah dan Keluarga

Sumbawa, 5 Mei 2026. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Samawa (UNSA) sukses menyelenggarakan talk show pendidikan inspiratif pada Selasa, 5 Mei 2026. Mengangkat tema “Menilik Elektibilitas dan Efektivitas Pendidikan sebagai Investasi Jangka Panjang Bagi Bangsa”, kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan keluarga dalam mencetak generasi unggul.

Kegiatan yang berlangsung di aula kampus tersebut menghadirkan narasumber kompeten, di antaranya Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Bapak Mohammad Husnul Alwan, S.Ag yang hadir mewakili Kepala Dinas, serta seorang aktivis dan pemerhati penyalahgunaan narkoba.

Dalam paparannya, Bapak Mohammad Husnul Alwan menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Ia merujuk pada Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat (1) dan (2), yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan pemerintah wajib membiayainya pada jenjang pendidikan dasar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek intelektual semata, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Pendidikan bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan mandiri,” ujar beliau di hadapan peserta.

Salah satu isu penting yang mengemuka dalam diskusi adalah tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti perundungan (bullying) dan penyalahgunaan narkoba. Dalam konteks tersebut, Bapak Mohammad Husnul Alwan menegaskan bahwa sekolah tidak dapat bekerja sendiri dalam membentuk karakter anak.

“Peran keluarga sangat menentukan. Anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, sehingga pendidikan dalam keluarga menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter. Sekolah berfungsi memastikan nilai-nilai tersebut tetap terjaga melalui sistem pembinaan yang terarah,” jelasnya.

Sebagai bentuk respons terhadap tantangan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa terus mendorong berbagai inovasi, khususnya melalui momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Terdapat tiga program strategis yang digagas untuk memperkuat peran keluarga dalam pendidikan, yaitu program siswa bermain bersama orang tua di sekolah untuk mempererat hubungan emosional, gerakan siswa belajar satu jam bersama keluarga guna membangun budaya literasi di rumah, serta pembacaan ikrar janji sebagai komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan keluarga yang bebas dari perundungan dan penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan talk show berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap isu pendidikan dan pembentukan karakter bangsa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNSA diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan yang turut menyebarluaskan pentingnya efektivitas pendidikan sebagai investasi jangka panjang demi kemajuan bangsa Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *