Sumbawa, 7 April 2026. Dalam rangka mendukung program pembangunan daerah serta mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, asri, dan berkelanjutan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa telah menerbitkan Surat Edaran tentang pelaksanaan Gerakan Sekolah Hijau Lestari Menuju Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.
Surat edaran ini ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Sumbawa sebagai pedoman dalam mengimplementasikan gerakan penghijauan dan pengelolaan lingkungan di lingkungan sekolah.
Gerakan Sekolah Hijau Lestari merupakan upaya strategis dalam membangun kesadaran kolektif warga sekolah terhadap pentingnya pelestarian lingkungan hidup, sekaligus sebagai sarana pembelajaran kontekstual bagi peserta didik.
Adapun fokus utama pelaksanaan program ini meliputi:
- Pemanfaatan Lahan Sekolah
Satuan pendidikan diharapkan mengoptimalkan lahan yang tersedia untuk kegiatan produktif seperti penanaman sayuran, buah-buahan, dan tanaman obat, baik melalui kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler. - Pengembangan Taman dan Ruang Terbuka Hijau
Sekolah didorong menciptakan lingkungan yang nyaman dan asri melalui penataan taman serta ruang hijau yang mendukung aktivitas belajar, membaca, dan interaksi sosial peserta didik. - Pengelolaan Limbah Sekolah
Pengelolaan sampah dilakukan secara terpadu melalui pengolahan limbah organik menjadi kompos serta pemanfaatan limbah non-organik menjadi produk bernilai guna dan ekonomis.
Melalui implementasi program ini, diharapkan peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki keterampilan hidup, kepedulian terhadap lingkungan, serta karakter yang mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
Selain itu, satuan pendidikan juga diimbau untuk menjalin kolaborasi dengan masyarakat, dunia usaha, dan instansi terkait guna mendukung keberlanjutan program.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Bapak Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa Gerakan Sekolah Hijau Lestari merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui gerakan ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan sejak dini serta menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa berharap seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan surat edaran ini secara optimal sebagai kontribusi nyata dalam mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

