Sumbawa, 2 Februari 2026. Dikbud Sumbawa melaksanakan kegiatan bedah hasil sosiometri siswa SMPN 2 Sumbawa dan SMPN 5 Sumbawa yang berlangsung di Aula Rapat Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, pada Senin (2/2). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memetakan dinamika sosial peserta didik secara lebih akurat sebagai dasar penanganan yang tepat dan terarah.
Kegiatan dipandu oleh Kabid Pembinaan SMP, Bapak Junaidi, S.Pd., M.Pd., dengan fokus utama pada pemetaan posisi sosial siswa di lingkungan sekolah. Melalui hasil sosiometri, setiap individu siswa dipetakan ke dalam beberapa kategori penting, di antaranya siswa dengan peran “bintang” yang diarahkan menjadi agen perubahan, siswa terisolasi yang perlu dirangkul melalui kelompok yang suportif, siswa yang ditolak untuk mendapatkan pendampingan intensif dari Guru BK, serta siswa yang terabaikan melalui penguatan interaksi sosial dan perhatian lingkungan sekolah.
Melalui pemetaan ini, sekolah dapat menyusun langkah tindak lanjut yang lebih konkret, terutama dalam pencegahan bullying, penguatan karakter, serta penciptaan suasana sekolah yang aman dan nyaman. Dinas Dikbud menegaskan bahwa sekolah harus menjadi rumah yang ramah bagi semua anak, tanpa terkecuali.
Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa dalam memastikan tiada siswa yang tertinggal (No One Left Behind), sekaligus mendorong sekolah semakin inklusif, peduli, dan responsif terhadap kebutuhan sosial-emosional peserta didik.

